Menyadari bahwa ini adalah sedang bermimpi, adalah satu hal penting yang menyukseskan lucid dream. Lalu bagaimana menyakinkan kepada diri sendiri bahwa yang sedang dialami adalah sebuah mimpi? Atau apa yang anda lakukan untuk menyakinkan bahwa ini adalah benar-benar mimpi? Melompat dari jembatan? ya, kalau ternyata anda tidak mati setelah melompat berarti anda memang sedang bermimpi. Menutup hidung? nah kalau ternyata anda tetap dapat bernafas setelah menutup hidung, berarti itu memang mimpi. Mencubit atau menampar pipi? yo'i kalau ternyata tamparan anda tidak berasa apa apa, jelas anda sedang mimpi. Nah, kalau sudah begini kan jelas bahwa lucid dream di depan mata.
Tapi yang anehnya, dari cara cara tersebut ada yang aneh dan baru saya alami seumur hidup, ditengah tengah mimpi tiba tiba saya merasa ada yang aneh dari hal yang saya lakukan sebelumnya lalu saya menyimpulkan bahwa ini adalah mimpi. Untuk menyakinkan, Saya menampar pipi sekuat kuatnya. Kan kalau gak sakit berarti ini mimpi. Nahlo, yang anehnya ketika menampar pipi, sakitnya justru berasa. Berapa kali saya lakukan tetap terasa sakitnya. Walaupun begitu saya tetap mendapati lucid dream karna saya benar benar yakin akan hal yang saya alami saat itu adalah "mimpi sadar"
Agaknya harus cari cara lain untuk mengetahui antara mimpi atau tidak, bagaimana mungkin dalam bermimpi bisa merasakan sakit? nah kan ini yang aneh.
No comments:
Post a Comment